Penduduk Kelurahan Tipo adalah seluruh individu yang bertempat tinggal dan menetap dalam wilayah administrasi Kelurahan Tipo, baik sebagai penduduk tetap maupun penduduk sementara yang tercatat dalam administrasi kependudukan kelurahan. Penduduk ini mencakup warga yang menempati wilayah Tipo untuk keperluan tempat tinggal, pekerjaan, maupun kegiatan sosial, sehingga menjadi bagian dari struktur sosial, ekonomi, dan demografi kelurahan. Berikut data penduduk yang berada di kelurahan Tipo:
Menurut data diatas jumlah penduduk di Kelurahan Tipo terdiri dari 2.049 penduduk perempuan dan 1.793 penduduk laki-laki. Data ini menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki, dengan selisih 256 orang. Komposisi ini menggambarkan bahwa struktur penduduk di Kelurahan Tipo didominasi oleh perempuan, sehingga dapat mempengaruhi berbagai aspek sosial, demografis, dan perencanaan pembangunan di wilayah tersebut.
Berdasarkan data penduduk menurut kelompok umur, jumlah penduduk di Kelurahan Tipo menunjukkan pola yang bervariasi dengan dominasi kelompok usia muda dan produktif, sementara jumlah penduduk lanjut usia relatif lebih sedikit. Penurunan jumlah penduduk pada kelompok usia lanjut mencerminkan pola demografi alami.
Jumlah keluarga di Kelurahan Tipo yang tercatat sebanyak 1.288 keluarga tersebar pada seluruh RT yang ada di wilayah tersebut. Pembagian keluarga berdasarkan RT ini menjadi dasar penting bagi pemerintah kelurahan dalam melakukan pendataan, pelayanan administrasi, serta perencanaan program kemasyarakatan. Dengan mengetahui jumlah keluarga pada setiap RT, kelurahan dapat lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan warga, menentukan prioritas pembangunan, serta menyalurkan bantuan atau program sosial secara lebih tepat sasaran. Struktur jumlah keluarga per RT ini juga membantu dalam memahami tingkat kepadatan penduduk di masingmasing wilayah dan mendukung pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan agar berjalan lebih efektif
Menurut data statistik diatas, di Kelurahan Tipo tercatat 186 jiwa lansia, yang menunjukkan adanya kelompok usia lanjut yang memerlukan perhatian khusus dalam pelayanan kesehatan dan sosial. Selama periode pendataan, terdapat 13 penduduk yang meninggal, yang menjadi bagian dari dinamika perubahan jumlah penduduk. Sementara itu, 24 penduduk baru lahir menambah jumlah penduduk dan menunjukkan adanya pertumbuhan alami di wilayah tersebut.
Hasil dari diagram di atas menunjukan bahwa, di Kelurahan Tipo terdapat 9 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI/TKW) yang saat ini bekerja di luar negeri. Angka ini menunjukkan bahwa beberapa warga memilih mencari peluang ekonomi di negara lain untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus menambah pengalaman kerja internasional. Selain itu, di wilayah Kelurahan Tipo tidak terdapat Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal atau menetap, sehingga seluruh penduduk merupakan Warga Negara Indonesia. Sementara itu, terdapat 1 orang pelajar asal Kelurahan Tipo yang menempuh pendidikan di luar negeri, yang menjadi gambaran bahwa masyarakat mulai membuka diri terhadap kesempatan pendidikan global. Kehadiran TKI/TKW serta pelajar luar negeri ini memberikan kontribusi positif bagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan masyarakat Kelurahan Tipo.